Metode Iodometri Winkler merupakan bagian dari prosedur pengukuran oksigen terlarut (Dissolved Oxygen /DO) untuk menentukan selisih nilai DO awal DO0 dan DO5 (hari ke-5) dalam penentuan angka BOD (Biochemical Oxygen Demand).
Metode Iodometri Winkler terdiri dari penambahan reagen :
1. Mangan(II) sulfat & Alkali-iodida-azida: Reagen ini ditambahkan di awal untuk mengikat oksigen terlarut dalam sampel, membentuk endapan mangan oksida (cokelat).
2. Asam Sulfat H2SO4: Ditambahkan untuk melarutkan endapan yang terbentuk dan membebaskan iodium, yang kemudian akan dititrasi.
DPRKPLH